Rabu, 28 Maret 2018

Pengalaman pribadi


Hai guys,kali ini aku bakalan cerita tentang pengalaman pribadi saya. Saya akan menceritakan tentang kegiatan ekstrakurikuler saya di sekolah. Di sekolah saya mengikuti ekstra PBB. Saya mengikuti ekstra ini sejak kelas 7. Dulu saya mengikuti ekstra ini karna saya ingin mendapat pengalaman. Dan pada waktu kelas 8 akhirnya saya bisa mengikuti lomba. Disini saya akan menceritakan tentang pengalaman lomba saya.
           Selasa, 15 November 2016, SMP N 1 Karanganom mengajukan 1 pleton untuk lomba baris-berbaris di tingkat kabupaten. 1 pleton berisi 9 orang dan 1 danton. Jadi, yang diajukan lomba ada 10 orang. Lomba itu wajib diikuti oleh SMP se-kabupaten Klaten.
           Pada waktu itu, untuk masuk ke pleton yang akan diajukan lomba tidaklah mudah. Karena pelatih harus mengetes gerakan kami dahulu. Waktu itu saya takut kalau tidak masuk ke pleton lomba, karena saya masuk PBB belum lama. Dan gerakan saya pun terkadang masih banyak yang salah. Tetapi saya harus optimis kalau saya pasti bisa. Pada waktu pembacaan siapa saja yang akan diajukan lomba, saya semakin takut. Tetapi alhamdulilah, ternyata saya bisa ikut lomba.
           Setelah itu, kamu mulai latihan dengan sungguh sungguh. Kami menargetkan untuk bisa masuk ke 3 besar. Waktu untuk latihan kami kurang lebih hanya 2 minggu. Dan Alhamdulillah, semua materi dapat kita kuasai. Pada waktu H-1 lomba, tim PBB dari SMK N 1 Trucuk datang ke SMP untuk display disana. Tujuannya yaitu, untuk menyemangati dan memotivasi kita besok pada waktu lomba. Sebelum pulang pelatih memerintahkan “sepulang latihan kalian harus mempersiapkan semuanya, baik dari fisik maupun alat yang akan dipakai. Dan besok kalian harus berangkat pagi, agar tidak terlambat.”
“Baik kak.” Jawab kami serentak.
Sesampainya aku dirumah, aku langsung menyiapkan semuanya. Agar besok pada waktu lomba dapat berjalan lancar dan tidak ada halangan apapun.
           Keesokan harinya, aku segera berangkat ke sekolah. Sebelum kami berangkat ke tempat lomba, kami dibariskan terlebih dahulu oleh pelatih untuk diberi sedikit pengarahan, agar kita dapat melaksanakan dengan baik dan sukses. Setelah itu kami berangkat menuju SMA N 3 Klaten.
           Setelah sampai disana, kami semua kaget dan takut. Ternyata apel pembukaan sudah selesai. “Kak, bagaimana ini?” Tanya ku. “Sebentar, biar ku tanyakan dahulu sama absensinya.” Jawab pelatih. Kemudian pelatih bertanya kepada si absensi. “Kata absensinya tidak apa apa. Dan ini diberi selembar kertas untuk diisi nama dan tanda tangan.” Kata pelatih. “Baik kak.” Jawab kami serentak.
Pleton kami akan berlaga pada urutan ke 3. Sebelumnya, kami harus merapikan semuanya dan harus menyiapkan mental kita. Agar pada saat kita tampil tidak grogi maupun nge down.
           Tibalah saatnya untuk waktu yang kita nantikan. Kita telah berjuang sekuat tenaga untuk mengharumkn nama SMP N 1 Karanganom. Tepuk tangan penonton pun juga sangat meriah sekali. Sebelum bermain, kita berdo’a bersama dulu. Durasi untuk kita tampil kurang lebih 7 menit. Dalam berlaga, Alhamdulillah kita tidak grogi dan bisa meminimalisir kesalahan. Pada saat waktu telah habis, kita keluar lewat pintu samping kemudian berteriak sekeras kerasnya untuk melepaskan rasa lelah kami. Dan kami sangat bahagia sekali karena pelatih merasa bahwa kita sudah bermain dengan totalitas dan merasa bangga sudah berhasil untuk mendidik kami.

           Pada saat pengumuman hasil lomba, yang menyampaikan adalah Bu Bertin. Waktu itu Bu Bertin menyuruh yang kemarin ikut lomba PBB untuk maju ke depan. Bu Bertin seolah olah membuat kita panik dan tegang. Tetapi ini hanya permainannya saja. “Baik, dan ternyata SMP kita mendapat juara…1 .”ujar Bu Bertin. Dan berteriak dan kami sangat bahagia sekali.
Sekian cerita dari saya, dan terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar