Hai guys,kali ini aku bakalan cerita tentang pengalaman
pribadi saya. Saya akan menceritakan tentang kegiatan ekstrakurikuler saya di
sekolah. Di sekolah saya mengikuti ekstra PBB. Saya mengikuti ekstra ini sejak
kelas 7. Dulu saya mengikuti ekstra ini karna saya ingin mendapat pengalaman.
Dan pada waktu kelas 8 akhirnya saya bisa mengikuti lomba. Disini saya akan
menceritakan tentang pengalaman lomba saya.
Selasa,
15 November 2016, SMP N 1 Karanganom mengajukan 1 pleton untuk lomba
baris-berbaris di tingkat kabupaten. 1 pleton berisi 9 orang dan 1 danton.
Jadi, yang diajukan lomba ada 10 orang. Lomba itu wajib diikuti oleh SMP
se-kabupaten Klaten.
Pada
waktu itu, untuk masuk ke pleton yang akan diajukan lomba tidaklah mudah.
Karena pelatih harus mengetes gerakan kami dahulu. Waktu itu saya takut kalau
tidak masuk ke pleton lomba, karena saya masuk PBB belum lama. Dan gerakan saya
pun terkadang masih banyak yang salah. Tetapi saya harus optimis kalau saya
pasti bisa. Pada waktu pembacaan siapa saja yang akan diajukan lomba, saya
semakin takut. Tetapi alhamdulilah, ternyata saya bisa ikut lomba.
Setelah
itu, kamu mulai latihan dengan sungguh sungguh. Kami menargetkan untuk bisa
masuk ke 3 besar. Waktu untuk latihan kami kurang lebih hanya 2 minggu. Dan Alhamdulillah,
semua materi dapat kita kuasai. Pada waktu H-1 lomba, tim PBB dari SMK N 1
Trucuk datang ke SMP untuk display disana. Tujuannya yaitu, untuk menyemangati
dan memotivasi kita besok pada waktu lomba. Sebelum pulang pelatih
memerintahkan “sepulang latihan kalian harus mempersiapkan semuanya, baik dari
fisik maupun alat yang akan dipakai. Dan besok kalian harus berangkat pagi,
agar tidak terlambat.”
“Baik kak.” Jawab kami serentak.

Sesampainya aku dirumah, aku langsung
menyiapkan semuanya. Agar besok pada waktu lomba dapat berjalan lancar dan
tidak ada halangan apapun.
Keesokan
harinya, aku segera berangkat ke sekolah. Sebelum kami berangkat ke tempat
lomba, kami dibariskan terlebih dahulu oleh pelatih untuk diberi sedikit
pengarahan, agar kita dapat melaksanakan dengan baik dan sukses. Setelah itu
kami berangkat menuju SMA N 3 Klaten.
Setelah
sampai disana, kami semua kaget dan takut. Ternyata apel pembukaan sudah
selesai. “Kak, bagaimana ini?” Tanya ku. “Sebentar, biar ku tanyakan dahulu
sama absensinya.” Jawab pelatih. Kemudian pelatih bertanya kepada si absensi.
“Kata absensinya tidak apa apa. Dan ini diberi selembar kertas untuk diisi nama
dan tanda tangan.” Kata pelatih. “Baik kak.” Jawab kami serentak.
Pleton kami akan berlaga pada urutan
ke 3. Sebelumnya, kami harus merapikan semuanya dan harus menyiapkan mental
kita. Agar pada saat kita tampil tidak grogi maupun nge down.
Tibalah
saatnya untuk waktu yang kita nantikan. Kita telah berjuang sekuat tenaga untuk
mengharumkn nama SMP N 1 Karanganom. Tepuk tangan penonton pun juga sangat
meriah sekali. Sebelum bermain, kita berdo’a bersama dulu. Durasi untuk kita
tampil kurang lebih 7 menit. Dalam berlaga, Alhamdulillah kita tidak grogi dan
bisa meminimalisir kesalahan. Pada saat waktu telah habis, kita keluar lewat
pintu samping kemudian berteriak sekeras kerasnya untuk melepaskan rasa lelah
kami. Dan kami sangat bahagia sekali karena pelatih merasa bahwa kita sudah
bermain dengan totalitas dan merasa bangga sudah berhasil untuk mendidik kami.


Pada
saat pengumuman hasil lomba, yang menyampaikan adalah Bu Bertin. Waktu itu Bu
Bertin menyuruh yang kemarin ikut lomba PBB untuk maju ke depan. Bu Bertin
seolah olah membuat kita panik dan tegang. Tetapi ini hanya permainannya saja.
“Baik, dan ternyata SMP kita mendapat juara…1 .”ujar Bu Bertin. Dan berteriak
dan kami sangat bahagia sekali.
Sekian
cerita dari saya, dan terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar